Kamis, 03 Juli 2014

Putaran Roda Kehidupan

Hmm, hai, halo. Lama kita tak berjumpa ya blog. Maafkan aku yang menelantarkanmu. Aku sibuk dengan media sosial lainnya sepertinya. Dan aku kembali padamu saat aku diterpa kesedihan. Menulis memang bisa menjadi salah satu obat sakitnya hati. Sedangkan media sosial lainnya, hanya untuk memuaskan nafsu untuk selfie dan atau apalah itu namanya. 

Akhirnya aku pun melirikmu lagi, blog. Siang ini aku menyadari akan sesuatu hal. Tentunya bukan sesuatu yang membuatku bahagia sebenarnya, namun itulah hidup. Jadi begini, aku merasa sekarang berada benar-benar di bawah. Pencapaian-pencapainku tahun ini tak sebagus tahun-tahun sebelumnya. Saat aku masuk UMY, sepertinya semuanya berjalan mulus. Prestasi akademikku, prestasi lomba-lombaku, semuanya memuaskan. Namun semuanya entah mengapa terhenti di tahun 2013. Di tahun 2014 ini, sampai dibulan Juli ini, tak ada satupun prestasi yang aku torehkan. Lomba-lomba yang aku ikuti, gagal. Beasiswa yang aku ajukan, gagal. Jika orang membaca blog ini pastilah berpikir, "Gak semua orang selalu diatas bro!" Ya aku tau, aku mengerti sekali. Dan aku memang masih terlampau belum dewasa untuk bisa memahami arti sukses sejati itu sebenarnya.

Tahun lalu, di bulan yang sama, aku berada di Taiwan. Namun tahun ini, aku benar-benar terperosok. Banyak kegagalan yang aku alami. Aku hanya sedih, sungguh sedih. Maafkan hamba ya Allah, hamba begitu sombong, yang merasa selalu bisa mendapatkan apa yang diminta.

Sebenarnya, aku sudah sering mengalami ini. Aku pernah berada di tempat tinggi, namun juga pernah ada di tempat yang bawah. Dari perjalanan hidup itu aku menyadari, semakin kamu mencari, semakin kamu ambisi, justru apa yang kamu inginkan akan menjauh. Namun jika kamu bisa rela, ikhlas, namun tetap berusaha, seperti slogan bilang, "STOP WISHING START DOING", justru apa-apa yang terlihat mustahil akan tercapai. Dan kejadian ini terulang kembali, aku di atas, kemudian di bawah kan lagi oleh Allah. Aku tak tau lagi bagaimana menggambarkan perasaan ini, tapi aku haus dengan "kesuksesan", dengan "prestasi". Dan semakin aku mencarinya, aku semakin haus. Semakin tidak dapat, haus ku tak tertahankan lagi. Sampai akhirnya aku lemas tak berdaya karena kehausan.

Aku harus ikhlas. Harus mengikhlaskan semua yang belum tercapai. Dan bersyukur atas apa yang sudah tercapai. Walaupun beasiswa gagal, lomba tidak menang, namun bukankah osce dan mcq blok 18 lulus, itu sudah merupakan karunia Allah yang luar biasa. Tetap banyak bersyukur, gak boleh putus asa, jalan masih panjang......

Kamis, 30 Januari 2014

Taiwan ❤

Ada satu kejadian besar yang belum sempat aku tulis di blog ini. Dan malam ini aku sudah berniat untuk menuliskannya di blog :) Ya walaupun kisahku ini sudah pernah aku ikutkan dalam sebuah lomba. Yang mau menengok dan berkenan membaca bisa dibuka di --> http://www.hijabware.com/berbeda-negeri-ilha-formosa/

Yak, kisahku ini adalah kisah tentang pengalamanku Research Exchange ke Chang Gung University, Taiwan, bulan Juli lalu. Kalo di lomba kemaren aku menuliskannya secara garis besar aja. Jadi di blog ini aku mau cerita lebih banyaaakk :)

Program pertukaran mahasiswa di kampusku diwadahi oleh MMSA, lebih tepatnya di 2 sco yaitu SECO dan RECO. SECO lebih ke professional exchange, semacam koas di luar negeri gitu, tapi berangkatnya masih tahun ketiga. Nah kalo di RECO, itu semacam riset, research exchange gitu lho, dan berangkat di tahun kedua. Banyak yang bilang lebih baik yang SECO aja soalnya kan tahun ketiga, uda lumayan ada pengalaman belajar di kedokteran gitu. Tapi aku tetep pengen nyoba, jadi aku daftar yang RECO. 

Alhamdulillah, diterima di Taiwan. Dan aku memilih judulnya Endothelial Dysfunction: Protective Role of Estrogen. Semacam cardiovascular system gitu. Aku sempet bimbang sebenernya soalnya aku belum belajar tentang itu, tapi yasudahlah tetap melaju sajalah hehe. 

Persiapannya lumayan lama. Aku yang belum pernah sekalipun naik pesawat, jadi super deg-degan. Gak bisa ngebayangin aku nanti di bandara gimana, salah pesawat jangan-jangan -___- Tapi yauda daripada takut terus, aku pun segera mengurus administrasi seperti passport, visa, dan tiket pulang pergi pesawat. 

FYI, ini biaya sendiri lho. Kalo di total, 16 juta kurang. Cukup murah lho. Aku sebulan selama disana. Alhamdulillah, kemaren dapet beasiswa umum UMY, total 4.200.000. Dan pas sampe Taiwan dapet uang saku sekitar sejuta dari Universitasnya. Walaupun gak menutup biaya total, tapi Alhamdulillah bisa dapet bantuan. 

Sekitar 2 bulan berangkat, aku sudah dihubungi oleh my contact person. Namanya Henry dan Emma. Ah, mereka baik sekali. Bahkan mereka sudah me-list lokasi-lokasi pariwisata di Taiwan yang bisa aku kunjungi hehe.

Setelah semua persiapan beres dan ujian pun beres, aku langsung deh ke madiun. Dari madiun, aku diantar Mama, Papa, dan Rafi ke Jakarta. Sesampai di Jakarta, jalan-jalan dulu ke Dufan hehe. Besok pagi-pagi langsung bertolak ke Bandara. Dan saya pun cium peluk Mama, Papa, Rafi terus dadadada, and then memantapkan hati memasuki pintu masuk pemeriksaan. Deg-degan coy. 

Secara aku belum pernah namanya naik pesawat, jadi ada perasaan takut kalo keliatan bego aja. Aku single fighter tanpa teman T.T Yah tapi harus dijalani juga. 

Semua pemeriksaan sudah selesai. Lama banget >.< Kirain cuma satu dua kali, eh ada 5 kali apa ya. And finally, setelah pesawat delayed cukup lama, saya pun berangkat :')

MABOK!
Yayayaya, saya pun muntah-muntah dan pusing. Bukannya nikmatin perjalanan malah sakit. Gak bisa tidur pula. 5 jam dilalui dengan pusing dan mual. Tapi akhirnya, sampailah di Taiwan.

Petualangan pun dimulai kawan-kawan. Hari pertama diajak keliling kampus, diajak ke kantin, dikasih tau mana makanan yang babi gitu. Yang aku kagetnya, jarak antara dorm (asrama) dengan gedung tempat aku  meniliti, itu harus naik tangga yang tingginya men, subhanallah sekali. Dan aku selama sebulan disana kan puasa, waduh, alamat gak kuat ini huhuhu. Tapi CP ku memang baik. Akhirnya aku pindah dorm deh. Aku dipindah di dorm yang dekat dengan gedungnya hehe.

Kemudian agenda selanjutnya kenalan sama Profesor tempat aku nanti penelitian. Wow, baiknyaaaaa beliau ini. Aku pun diberi beberapa paper untuk dibaca. 
 
Yah penelitian di lab menyenangkan :) Aku diajari oleh 2 asisten lab bernama Wendy dan Winni. Diajarin bedah tikus bok. Wow, menguatkan diri >.< Kalo pengen lebih tahu bagaimana penelitiannya, bisa dibuka di blog kedokteranku yang kategori "Research Exchange" ya --> http://medicalstudentnotes.wordpress.com/

Selain mengajariku di lab, Wendy dan Winni juga mengajakku jalan-jalan. Yang lebih sering itu si Wendy. Kami deket bangett ngettt. Sering banget Wendy waktu malem dateng ke kamar dan kita ngobrol sampe jam 2 pagi.

Jalan-jalannya tentunya juga sama CP ku. Aku lebih seringnya sama si Emma. Makasih banget sama dia, soalnya dia sampe mau nganterin dan nungguin aku buka puasa dan sholat teraweh di masjid besar di Taipei. Keren kan dia :D

Kalo ngomong tentang jalan-jalan, gak ada habisnya. Banyak banget lokasi yang dikunjungi. Setuju deh kalo Taiwan disebut dengan Ilha Formosa (Beautiful Island). Soalnya emang keren. Kalo tempat-tempat yang aku kunjungi ada night market, maokong bondola, bonbin, museum, kesenian tradisional Cina, Taipei 101, dan yang lainnya lupa namanya hehe.

Oh ya, pengalaman yang sangat tak bisa dilupakan adalah tentang Islam. Disana kan mayoritas nonmuslim kan ya. Otomatis jilbab yang aku pake ini menjadi hal "aneh" bagi mereka. Aku sering banget lho, pas jalan, tiba-tiba diajak ngomong sama orang sana pake bahasa Mandarin yang aku gak ngerti. Mereka tetep nerocos aja dan aku terdiam terpaku. Kata CP ku si mereka heran kenapa kok aku bisa tahan dengan pake baju tertutup gitu padahal saat itu lagi musim panas. Bahkan salah satu temen dari Portugal bilang, "Wah sepertinya aku bisa mati kalo pake itu." 

Memang, aku sering sekali ditanyai kenapa aku memakai jilbab. Kenapa aku harus berpuasa. Lalu kenapa aku menolak makan babi. Dan kenapa pula aku harus sholat lima waktu dalam sehari. Mungkin mereka heran, karena bahkan aku memaksa sholat di gudang waktu jalan-jalan di bonbin. Sebisa mungkin aku menjawabnya dengan simple dan mudah dimengerti. Dan semoga mereka memang mengerti. 

Kalo tentang jilbab, babi, dan sholat, tentunya banyak jawaban untuk menjawan pertanyaan mereka tentang itu. Tapi, disana aku sempat berdiskusi dengan teman Wendy yang penganut Kristen taat. Wah, kami bahkan sampai membahas tentang Tuhan. Sungguh, aku tidak berniat berdiskusi hal berat semacam itu. Aku takut tidak memberi jawaban yang memuaskan. Ilmuku cethek banget. Namun, mereka tetap menanyakannya. Dan jika tidak aku jawab, malah menyudutkan aku. Jadi, aku berusaha menjawab dengan baik. 

Jujur, setelah diskusi selama 2 jam itu, aku menangis saat di bis perjalanan pulang. Aku takut jawabanku salah, aku takut mereka malah tidak paham dan parahnya bisa salah paham dengan Islam. Aku pun langsung membuka Al-Qur'an yang ada di HPku, aku baca terjemahan secara acak. Dan aku menemukan beberapa ayat yang membuatku sedikit tenang bahwa jawaban yang aku berikan tidak salah. Aku screenshot waktu itu, ini dia :















Esoknya pun, aku menonton video youtube yang membicarakan tentang Tuhan. Tentang seorang mualaf yang berdakwah dan mengajak orang lain untuk beriman pada Allah Swt. Dan aku bersyukur, ucapanku tidak bertentangan dengan video yang aku liat itu.


Tapi kebenaran semuanya hanya Allah yang tahu. Jika ada yang salah, semoga Allah memaafkanku. Tidak hanya tentang ucapanku, tapi juga makanan yang aku makan disana. Walau aku sudah berusaha menghindari makanan haram disana, tapi cuma Allah yang bisa menjamin bahwa makanan yang aku makan disana halal. 

Yap, itu kisahku. Sebulan pun berlalu. Malam sebelum pulang, Wendy mengetuk pintu kamarku dan mengucapkan kata perpisahan. Esok pagi dia tak bisa mengantarku ke bandara karena dia sendiri harus pulang kampung. Dan yang dia berikan padaku adalah, CD lagu-lagu gereja. Aku sampai sekarang masih bingung mau aku apakan ini kasetnya hehe.

Dan waktu pulang, Henry, Emma, Wendy, dan Winni menulis sebuah surat. Yang buat aku terharu, mereka semua mengatakan bahwa mereka senang bisa mengenal Islam. Dan terakhir, ada kenang-kenangan berupa keyring (gantungan kunci) berbentuk kerang. Katanya, kerang adalah simbol persahabatan. 

Daaannn, sampai jumpa Taiwan Kamu memberikan banyak sekali pengalaman dan hikmah hidup padaku. Terima kasih Allah telah memberikan kesempatan yang luar biasa ini. 


Rabu, 29 Januari 2014

Holiday Horaaayyy



Huaaaah lama sekali tak membuka blog. Banyak banget cerita yang terlewat tidak dituliskan dalam blog ini. Dan malam ini, karena kedua ponakanku sudah tidur, aku menyempatkan diri untuk bercerita sedikit tentang liburanku.

Liburan, pulang ke rumah, kumpul keluarga. Ketiganya amat aku tunggu-tunggu. Menjadi anak rantau pasti akan merindukan kampung halaman. Di tahun ketigaku kuliah, aku bisa sedikit bernapas lega karena sudah pensiun organisasi, jadi aku bisa “lebih sering” pulang. Dan setelah melewati 3 blok di semester 5 ini, aku pun pulang :’)

Liburan 3 minggu aku gunakan full bersama keluarga tercinta. Mama, papa, kakakku, ponakanku, kucingku, ah semuanya adalah kebahagianku. Hari terakhir ujian blok 15 berakhir jam setengah 4 sore, dan aku langsung bertolak ke stasiun untuk pulang.

Yak liburan pun dimulai. Bahagia sekali bisa menghabiskan waktu bersama mereka yang tersayang. Aku bisa main-main dengan kedua ponakanku, hal-hal simple seperti nonton kartun, bernyanyi, tebak-tebakan, yah..hal-hal berbau anak-anak memang menyenangkan. Menghabiskan waktu dengan mama papa juga tak kalah menyenangkan. Bisa renang sama papa, curhat sama mama, diajarin masak mama, nonton kuis family 100 sama-sama, dan diskusi kecil-kecilan.

Dan kebetulan bangettt, kemaren tanggal 26 adalah hari lahir ponakan kecilku, Tsabita Hasna Asyifa. Ah, seneng, seneng, sennneeeeeng. Bisa makan satu keluarga besar, aduh jarang-jarang begini soalnya. Bisa foto-foto semua :’)

Tak kalah lucunya, adalah main-main dengan kucing. Kucing di rumah bertambah 3. Ya, anak pasangan dari Bomba dan Bombi. Total ada 5 kucing di rumah. Dan ada tambahan 1 kucing lagi yaitu kucingnya si Kiki, yaitu Kisi yang dikawinkan dengan si Bomba. Si Kisi yang awalnya marah-marah sama Bomba, akhirnya setelah 4 hari dicoba didekatkan terus baru mau dikawin. Yah, kucing memang menggemaskan >.<

Oya ada satu cerita "menyebalkan". Satu rumah dibuat heboh. Tiba-tiba ada telpon ngaku sbg guru, bilang kalo Rafi jatuh kepleset di kamar mandi sekolah dan kepala kebentur. Walaupun selama ini udah tau macem2 modus penipuan yg ada di berita2, tapi kalo ngalamin sendiri ya.. langsung panik. Sampe mama papanya yg lagi di puskesmas lgsg pulang, smpe mamanya dianter ambulan gara2 gak ada kendaraan.

Dari awal telepon emg udah gak beres. Masak telponnya bukan ke hp mamanya, malah telpon ke toko. Terus bilangnya di RS SUROYO atau SUROTO gitu, kalo gak salah si itu di ngawi. Padahal sekolah Rafi deket sama RS Griya Husada, masak dibawa sampe Ngawi. Keganjilan selanjutnya, suruh nelpon apotek, soalnya alat untuk operasi adanya di apotek, di RS nya gak ada.

Akhirnya di cek di sekolah, Rafi lg asik belajar. Terus si oknum itu nelpon lg, dan nanya, "Uda di telpon ke apotek belum." Jawabku, "Ini lagi di cek di sekolah". Eh lgsg ditutup. Dan ketaunlah kalo penipu. Huh, menyebalkan sekali.

Yap, walaupun liburan ini memang menyenangkan, tapi jujur, hati selalu tak tenang. Gegara nilai ujian yang belum keluar-keluar, aku selalu kepikiran. Ada 2 nilai yang belum keluar yaitu  nilai Blok 14 (Endocrine System) dan Blok 15 (Neuromusculosceletal System). Tapi kekhawatiran berkurang saat nilai Blok 14 keluar. Alhamdulillah, lolos dengan nilai sesuai harapan. Namun sisanya Blok 15 ini, Blok susah, Blok dewa katanya. Sungguh gak karuan pikiranku. Takut sekali kalau tidak lulus Blok.

Namun, Alhamdulillah. Kabar baik. Lolos! Akhirnya liburan benar-benar tenang, ya..walaupun liburan tinggal 4 hari lagi. Dan ada satu lagi kabar baik di liburan ini, PKM yang diusulkan oleh aku dan teman-teman lolos didanai DIKTI, Alhamdulillah, maka nikmat Tuhan yang manakah kamu dustakan.

Tapi ada satu yang kurang menyenangkan di liburan ini. Yaaaa, gagal diet -_____________- Rasanya sedih banget gak bisa diet dan kembali ke berat badan waktu dulu masuk kuliah huhuhuhuhu. Entah haru bagaimana ini T.T

Tapi yasudahlah, besok senin sudah mulai blok baru. Semoga bisa menyerap ilmu dengan baik dan bisa bermanfaat. Aku harus bisa menata niat dengan baik agar hasilnya bisa baik. Semangat blok baru, semangat KTI, semangattt Chelsea :’)


"Home is where the heart is."

Rabu, 26 Juni 2013

Sad night

Lagi-lagi aku bangun. 

Bangun di tengah malam, tersentak dari tidur, kaget dengan jam, yang ternyata aku baru saja tidur 15 menit, dan harus terbangun lagi, tertidur lagi, bangun lagi, yah begitu seterusnya. Oh sindrom apa ini. Aku lelah, aku ingin istirahat.

Tak lagi tenang tidurku, bahkan tak lagi fokus aku akan materi ujianku. Seperti dikejar kereta api di belakangku, aku harus bisa berlari kencang sebelum didahului kereta dibelakangku yang bernama DEADLINE. Baiklah, hanya tinggal menghitung hari saja aku harus berangkat ke belahan dunia lain. Dan disini aku masih punya 4 amanah yang harus bisa aku selesaikan sebelum besok hari sabtu pagi. Tidak, tidak. Aku tidak ingin mengeluh. Sungguh aku sudah kapok menulis rengekan-rengekanku di jejaring sosial. Semoga tulisan ini tidak dianggap keluhan ataupun rengekan. Aku hanya..ah tak tahulah. Aku hanya merasa sedih, aku ingin tenang istirahat. Ingin bisa KUAT.

Aku selalu memikirkan sesuatu secara berlebihan. Aku terlalu memperhatikan hal-hal detail yang justru membuatku lelah sendiri. Tapi kalau tidak diperhatikan hal-hal detail itu, amanahku juga tak akan terpenuhi sebelum hari sabtu besok. Oh Rabbi, aku butuh bantuan-Mu. Aku butuh kekuatan ekstra untuk bisa memenuhi semua amanah itu.

Sekarang adalah titik dimana aku sedang lelah sekali. Tidurku tak bisa tenang lagi. Aku tak lagi bisa konsentrasi dengan ujianku. Yang seharusnya malam adalah waktu pemulihan diri, tapi paginya aku justru semakin lelah.

Permudahkanlah ya Allah segala urusanku ini. Kepada siapa lagi aku harus mengadu?  Hanya Engkau ya Allah, yang mampu memudahkan yang sulit. Yang mampu menguraikan yang kusut menjadi lurus.

Allahul Musta’an. Hanya Allah-lah tempat kita minta tolong.

Rabu, 19 Juni 2013

Lost

Rabbi..
Rasanya diri ini sudah hilang bentuk..
Tak kenal lagi sudah aku dengan siapa diriku..
Tanganku, kakiku, telingaku, mataku, semuanya sudah bukan diriku..
Bahkan jiwaku perlahan sudah tak menjadi diriku..

Oh Rabbi..
Aku sadar..aku sungguh sadar akan dosa-dosa ini..
Tapi tak kunjung jua aku berhenti..
Aku ingin kembali pada-Mu, aku ingin kembali..
Meski sungguh tak layak diri ini..

Rabbi..
Aku berada di jalan buntu..
Tak tahu jalan mana yang harus ditempuh..
Rabbi..
Aku hilang akal..
Tolonglah hamba, selamatkanlah hamba..

Senin, 22 April 2013

Kejutan Senin Pagi



Alhamdulillah dikasih kesempatakan lagi sama Allah dapet Beasiswa Umum UMY :) 

Terima kasih ya Rabb :') 

Semoga ini jadi pelecut semangat belajar biar rajin lagi amin :')

Selasa, 05 Maret 2013

Curhat Again


Malam ini sengaja aku luangin waktu buat nulis lagi di blog ini. Rasanya lama banget udah gak pernah nulis lagi :( Rutinitas kuliah dan organisasi di kampus benar-benar ngebuat aku kayak diburu dan dipacu sama deadline yang gak ada abisnya. Kayaknya setiap liat jam kerasa cepeeett banget. Hari kemaren uda berganti hari ini. Dan hari ini akan segera berganti esok hari. Tapi udah jangan ngomongin itu dulu. Untuk malam ini, duduk santai, di depan laptop dengan kopi hangat seperti biasa, diiringi lagu Thousand Years, aku pun akhirnya bisa menulis lagi :') #lebayemangbiarin :P

Jadi mau apa ni yang aku tulis? Entahlah, yang jelas sekarang lagi ngebayangin yang damai-damai, halah, haha. Ngebayangin, someday, akan berada di suatu tempat yang begitu nyaman, sejuk, tenang.. Kemudian ditemeni oleh orang yang aku cintai, duduk berdua, dan tentunya yang gak boleh terlupa minum secangkir kopi panasnya :D 

Ya ini aku nemu foto rumah idamanku ntar :D Jadi yang rasanya tu bikin damai, sepi, gak rame lah pokoknya. Pasti nenangin banget :')

Yah intinya, yang aku inginkan di lubuk hati terdalam, aku sebenernya ingin menyendiri di tempat tersembunyi, jauh dari keramaian, tapi dekat dengan orang-orang yang aku cintai, suamiku, anak-anakku, mama papa juga :')

Baiklah cukup sudah khayalannya hehe :D Tapi lumayanlah, jadi meregangkan otot-otot yang lelah ini.. Tetep harus bersyukur kan katanya, selelah apapun kita, ada banyak hal-hal yang bisa disyukuri, dan itu membuat kita jadi semangat lagi :')

SEMANGAT CHELSEA. Kembali belajar skills lab sirkumsisi sama praktikum mikrobiologi bakteri penyebab PMS yookkk. 


Sabtu, 24 November 2012

Kurakura dan Kupukupu



Yak hari ini tepat 10 Muharram kawan :D
Jadi tadi aku sama anak-anak Senat Mahasiswa Kedokteran Umum (SEMAKU) pada ke desa binaan buat ngehadirin pengajian sama santunan anak yatim. Desa binaan kita ini merupakan desa binaan pertama kita lhoh, dan menjadi salah satu projek terbesar anak SEMAKU sealam setahun ke depan. Desa binaan ini tepatnya ada di Dusun Demangan, Desa Argodadi, Sedayu, Bantul, DIY. Kegiatan kita uda berjalan dua ni kemaren, yaitu Launching Desa Binaan + pengajian sama Qurban Idul Adha. Semoga diberi kelancaran ya kegiatan kita selama setahun ini amin, amin :D

Okeh coba tebak gambar apa di atas itu?
Subhanallah sekali, itu seorang kakek yang lagi manjat pohon kelapa lhoh.
Masih enerjik dan semangat ya si kakek. Insipiring sekali kakeknya, soalnya jadi bikin kita yang muda-muda ini semangat. Masa tua aja masih bisa kuat begitu, jadi yang muda ini harus bisa semangat dan produktif juga donk di masa mudanya :D

Banyak banget hikmah dan ilmu yang bisa didapet dari kegiatan-kegiatan seperti ini. Walaupun harus sering merelakan gak ikut kuliah, hehe, tapi ilmu yang didapat dari hal-hal semacam ini bener-bener melekat. Banyak sekali potret-potret kehidupan disekitar kita yang tidak pernah bisa kita sangka sebelumnya. Jadi intinya, jadilah aktivis hehehe :D Akan ada banyak sekali manfaat yang bisa diambil dari seorang aktivis organisasi. Dan itu gak bisa kita dapatkan di bangku sekolah maupun kampus.

Anyway, jangan salahkan dulu juga orang-orang yang mungkin tidak mau berorganisasi, dan lebih cenderung study oriented. Setiap orang punya alasan dan sudut pandang masing-masing kan. Gak ada yang lebih baik disini. Gak boleh dan gak pantes kita bilang kalo yang kura-kura (kuliah-rapat) itu lebih baik dari kupu-kupu (kuliah-pulang), atau sebaliknya. Semuanya itu tergantung dari ESENSI aktivitas kita.

Maksudnya??

Jadi aku pernah baca sekilas (tapi lupa kapan dan dimana) kalo yang menentukan kita menjadi manusia yang produktif bukan diliat kita yang aktivis organisasi ataupun yang study oriented. Tapi lebih ke ESENSI/ISI dari apa yang dilakukan. Misalnya, kalo kita seorang aktivis dan niat kita di organisasi itu cuma buat nampang dan dapet nama, tanpa ada niat ibadah, itu ZONG! Kosong men, percuma. Walaupun oke deh, memang, bener-bener dapet popularitas dan kerjaannya emang bagus. Tapi dihadapan Allah? 

Begitu pula yang sukanya belajar dan gak suka berorganisasi. Itu sesuatu yang bagus lhoh, belajar kan emang kewajiban kita dan itu amanah orang tua. Tapi kalo pribadi kita terbentuknya menjadi sosok egois, gak peka dan gak pedulian, itu juga percuma. 

Pernah ni, ada kisah. Anggap aja X. X itu sukanya belajaaaaaarrrr. Dan memang dia jadi gak pekaan, dibilang sombong, egois, dll gitu. Akhirnya dia mencoba untuk berorganisasi. Alhasil? Ternyata memang X ini  tipe orang yang pendiam. Dia itu gak bermaksud sombong dan egois, tapi ya memang karakter dia itu dieeeeemm. Dia uda memaksa dirinya bisa MASUK dalam sebuah komunitas di organisasinya, tapi dia malah tersiksa. Gak kuat. Nah lhoh, terus gimana donk?

Inti dari tulisan yang pernah aku baca tuh: dimanapun kamu berada, apapun posisimu, lakukan yang terbaik dengan niat IBADAH. Kalo kamu tipe orang kupu-kupu, oke gpp, tapi setiap kamu pulang ke rumah, BE PRODUCTIVE! Nulis lah, ngaji, ato apa. Jangan nonton tv kelamaan, terus maen games gak tentu. Yang suka organisasi, juga harus PRODUCTIVE! Jangan mentah-mentang dapat izin gak ikut kuliah ato apa, terus waktu yang digunakan jadi useless. Jangan mau kalah juga prestasi akademiknya sama yang gak ikut organisasi. Jadi semuanya itu harus bener-bener dimaksimalin usahanya :)


So, entah kura-kura atau kupu-kupu, niatkan semuanya buat ibadah aja okeee :) Semoga saya juga bisa bener-bener niat karena Allah amin :)

Aktifis itu tidak melulu dia aktif di organisasi. Aktifis, ialah orang yang aktif pikiran, hati, kepekaan sosial, kepedulian, dan mau jadi agen perubahan. Meski hanya untuk dirinya sendiri.
-November duaribuduabelas


Selasa, 13 November 2012

Goes to Taiwan :D


Satu lagi hadiah yang Allah kasih :')

Alhamdulillah dikasih kesempatan buat bisa berangkat ke Taiwan. Jadiii beginilah awal ceritanya, ada seleksi exchange dari SCORE CIMSA. Apa itu SCORE CIMSA? 

Center for Indonesian Medical Students' Activities (CIMSA) adalah sebuah organisasi yang menjadi pusat kegiatan mahasiswa kedokteran Indonesia. Sedangkan Standing Committee of Research Exchange (SCORE) adalah salah satu standing committee dari CIMSA yang berfokus pada kegiatan pertukaran mahasiswa berbasis riset. 

Dan ketika ada seleksi ini, bismillah, aku coba apply. Dari beberapa seleksi, alhamdulillah dari UMY yang lolos empat :D Congratulations juga ya buat Kintan (Finlandia), Ijul (Mesir), Wednes (Turki). 

Semoga kita bisa mengambil banyak manfaat dan ilmu dari research exchange ini. Bismillah :D

Minggu, 07 Oktober 2012

Galau Nikah Muda

“Mau nikah tapi belum ada modal mas?”
### Nikah kok pake nunggu ngumpulin modal, emang mau buka toko!. Nikah kok nunggu mapan, nunggu kaya, nunggu sejahtera. Kebalik tuh. Segera nikah, biar segera dimapankan, dikayakan, disejahterakan :)

“Tapi saya masih belum lulus kuliah mas?”.
### Emang sejak kapan rukun nikah pake ijasah?.

“Saya belum punya kerjaan tetap mas?”.
### Nggak penting itu pun
ya pekerjaan tetap, yg penting tetap punya penghasilan :)


“Padahal rencana saya nikah umur 30-an gitu mas”
### Coba deh diitung2, umpama cowok nikah usia 30. Anaknya lulus kuliah udah berapa tuh usia sang bapak?. Yup, lebih dari 50 taun. Kalo nikahnya umur 20?. Usia 40-an sudah bisa gendong cucu tuh :)

“Apa sih mas perbedaan besar antara pacaran dg nikah?”
### Pacaran? Rawan maksiat. Nikah? Rawan rahmat :)

“Nikah muda itu bahaya lho mas, psikis pasangan muda kan labil?”.
### Mangkanya buruan nikah, biar segera stabil :)

“Masak putus? Pacar saya udah sayang banget ma saya mas”.
### Buat kalian yg masih melihara pacar, katakan pada pacar kalian, “Bukti cinta sejati bukan “I love you”, tapi “qobiltu” :)

“Mas, saya nunda nikah karena belum siap dari segi finansial?”.
### Lho, kenapa nikahnya yg ditunda, kenapa nggak finansialnya aja yg dipercepat? :)

Status ngomporin nikah ntar lagi dilanjut ya. Istri ngajak jalan2 lagi nih :)
### Oh ya, jalan2 sama istri itu ngoleksi pahala, lho. Kalo sama pacar? Jawab sendiri dah :)

“Cieee, si mas mentang2 udah nikaaah :)”
### Cieee, mentang2 yg belum berani nikaaah :)

“Apa sih mas enaknya nikah muda?”
### Bocoran nih ya, ibu saya dulu nikah usia 17 taun, sekarang di usia beliau yg baru 42 taun, beliau udah tenang, karena anak2nya dah lulus kuliah, bahkan anaknya yg paling imut nih dah berani berumahtangga, hehe :)

“Nikah muda itu bahaya lho mas. Rawan perceraian, karena kondisi emosional, finansial, psikis, anak muda masih labil. Nikah muda itu rawan lho mas. Bayi yg lahir oleh pasangan muda itu bla bla bla”.
### Udahlah, jangan banyak alesan, diketawain sama ibu saya tuh :)

“Saya sering liat ada orang dewasa yg nggak nikah2?”
### Lelaki dewasa yg belum juga berani nikah kemungkinannya hanya 2: terlalu banyak maksiat, atau kejantanannya perlu dipertanyakan :). Udahlah, daripada tersinggung, mending berubah :)

“Jangankan nafkahin istri, nafkahin diri sendiri saja belum bisa!”.
### Hah? Usia mudanya dipake ngapain aja tuh?.

“Mas, saya pingin membahagiakan ortu dulu. Masak baru lulus, baru kerja, langsung minta nikah?”.
### Hey, bukankah lebih keren kalo kita membahagiakan ortu, istri, juga mertua sekaligus?.

“Saya mau fokus di karir dulu mas”.
### Astaghfirullah, masih nggak percaya juga dg firman Tuhan?. Nikah itu ngundang rezeki, bukan malah menghambatnya. Udahlah, pokoknya orang keren adalah orang yg nggak suka cari2 alasan :)

“Mas, modal nikah itu berapa sih?”
### Seringan mungkin. Sesederhana mungkin. Muslimah mulia adalah yg ringan maharnya. Resepsi, sesederhana mungkin. Undangan, sehemat mungkin. Jangan boroskan duit di resepsi.

“Mas, adakah penelitian yg membuktikan nikah bikin kaya?”
### Buanyak. Mangkanya sempetin baca buku, nggak baca status doank :)

“Kenapa ada yg usai nikah tapi hidupnya malah berantakan?”
### Yg usai nikah dan lebih bahagia juga membludak. Jadi yg salah bukan nikahnya, tapi faktor orangnya :)

“Kenapa kita lebih disaranin nikah muda?”
### Biar agama kita disempurnakan oleh Tuhan di usia kita yg semuda mungkin :)

“Kalo belum ketemu jodoh gimana, mas?”
### Sebagamana rezeki, begitulah jodoh. Rezeki memang ditangan Tuhan, tapi kalo nggak dijemput ya bakal ditangan Tuhan teruuus :)

“Lha cara jemput jodoh itu gimana mas?”
### Gitu masih ditanyain? Ckckckck.. katanya udah gede :)

“Kenapa sih mas dari kemaren ngomporin nikah muda?”.
### Karena saya pingin anak2 muda sebahagia kami, hehe.

“Boro2 nikah, kuliah aja nggak lulus2. Boro2 nikah, kerja aja nggak dapet2. Boro2 nikah, usaha aja nggak jalan2. Boro2 nikah, ortu aja belum ngizinin. Boro2 nikah, jodoh aja nggak dapet2”.
### Ini nih pikiran anak muda yg pesimis. Asal tahu saja nih ya, di luar sana ada banyak banget yg nikah tapi kuliahnya makin lancar, yg nikah dan karirnya makin cepat, yg nikah dan usahanya makin melejit, yg masih muda tapi dapat jodoh yg hebat, yg masih muda tapi udah diizinin ortunya nikah. Kira2 apa yg bedain kalian dg mereka?. Bener, mereka kreatif cari solusi, bukan cuma kreatif cari alesan :). Mereka semangat cari jalan keluar, bukan cuma bisa ngeluh sambil fb-an :)

“Aduh, mas, puasa2 gini ngomporin nikah :)”
### Karena puasa itu nikmat banget. Yg dah nikah, sahur dibangunin istri. Yg belom nikah? Betah amat bertaun2 dibangunin alarm :). Yg dah nikah, terawih berjalan ke mesjid bareng istri. Yg belom? Kaciiiaaan :). Yg dah nikah, buka masakan istri. Yg belom? Betah amat seumur2 nasi bungkusan :). Yg dah nikah, pas tilawah, ada yg dengerin, ada yg nyimak, ada yg benerin. Pas tidur, ada yg nemenin. Pas sedih, ada yg dicurhatin. Pas nangis, ada pundak tempat bersandar. *Ciyeee.. :) Daripada pingin, buruan berbenah, dan segera nikah muda :)

Nikah ituuuu, menenangkan. Juga menyenangkan. Beneran. Apalagi nikah muda, beuuh, serasa kayak pacaran. Tapi ini pacarannya keren, pacaran setelah pernikahan :)

Daripada protes, daripada tersinggung, daripada panas, daripada pingin, mending berbenah, mending berubah, mending berdoa, semoga bisa tergapai cita-cita nikah muda :)

created by : Ahmad Rifa’i Rif’an (Penulis buku Allah Inilah Proposal Cintaku)

Sabtu, 29 September 2012

Curhat

Awal kuliah di tahun kedua ini terasa banget sibuknya. Amanah organisasi dan kuliah super duper banyaknya. Badan uda mulai nunjukin capek sama pegel-pegel. Bejalar juga uda gak konsen lagi huhu.

Weekend nih.
Ah senengnya akhirnya bisa weekend. Ini ada waktu dikit buat nyempetin nulis blog. Ngungkapin semua ganjelan hati. Jadi, aku mulai kerasa "taste" dari kuliah yang sesungguhnya adalah di tahun kedua ini. Bener-bener diuji ini hati, raga, dan pikiran. Alhamdulillah, sampai saat ini masih lancar semua. 

Tapi pikiran juga melayang ke rumah :( Mama sakit :( Uda awal september kemaren mama mengeluhkan jantungnya yang tiba-tiba berdetak cepet banget, tekanan darah juga ngelonjak tinggi. Ah mama, jangan kenapa-kenapa ya :( Mama harus kuat, mama pasti bisa, mama harus sehat dan ceria lagi kayak biasanya :')

Alhamdulillah, baru aja hadiah yang aku ancang-ancang buat mama, terkabul. Waktu liburan aku ikut lomba essay ilmiah kedokteran se-nasional yang diadakan UB. Begitu tau mama kondisinya sering gak stabil, aku uda berikrar, ya Allah izinkan hamba bisa juara, juara ini untuk mama. Alhamdulillah, Allah ngabulin doaku. Aku dapet juara 1 :') 


Mama seneng banget katanya, ah lega banget denger mama seneng :) Kebahagiaan mama juga kebahagiaanku, kesedihan mama juga buat aku sedih berkali-kali lipat. Maafkan chelsea ma, selalu buat salah dan belum bisa jadi anak baik. Maafkan aku yang sering gak dengerin nasihat mama. Semoga aku bisa jadi anak sholehah ya ma, bisa buat mama bahagia, i love you mama.