Tampilkan postingan dengan label Diaryku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diaryku. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Januari 2014

Holiday Horaaayyy



Huaaaah lama sekali tak membuka blog. Banyak banget cerita yang terlewat tidak dituliskan dalam blog ini. Dan malam ini, karena kedua ponakanku sudah tidur, aku menyempatkan diri untuk bercerita sedikit tentang liburanku.

Liburan, pulang ke rumah, kumpul keluarga. Ketiganya amat aku tunggu-tunggu. Menjadi anak rantau pasti akan merindukan kampung halaman. Di tahun ketigaku kuliah, aku bisa sedikit bernapas lega karena sudah pensiun organisasi, jadi aku bisa “lebih sering” pulang. Dan setelah melewati 3 blok di semester 5 ini, aku pun pulang :’)

Liburan 3 minggu aku gunakan full bersama keluarga tercinta. Mama, papa, kakakku, ponakanku, kucingku, ah semuanya adalah kebahagianku. Hari terakhir ujian blok 15 berakhir jam setengah 4 sore, dan aku langsung bertolak ke stasiun untuk pulang.

Yak liburan pun dimulai. Bahagia sekali bisa menghabiskan waktu bersama mereka yang tersayang. Aku bisa main-main dengan kedua ponakanku, hal-hal simple seperti nonton kartun, bernyanyi, tebak-tebakan, yah..hal-hal berbau anak-anak memang menyenangkan. Menghabiskan waktu dengan mama papa juga tak kalah menyenangkan. Bisa renang sama papa, curhat sama mama, diajarin masak mama, nonton kuis family 100 sama-sama, dan diskusi kecil-kecilan.

Dan kebetulan bangettt, kemaren tanggal 26 adalah hari lahir ponakan kecilku, Tsabita Hasna Asyifa. Ah, seneng, seneng, sennneeeeeng. Bisa makan satu keluarga besar, aduh jarang-jarang begini soalnya. Bisa foto-foto semua :’)

Tak kalah lucunya, adalah main-main dengan kucing. Kucing di rumah bertambah 3. Ya, anak pasangan dari Bomba dan Bombi. Total ada 5 kucing di rumah. Dan ada tambahan 1 kucing lagi yaitu kucingnya si Kiki, yaitu Kisi yang dikawinkan dengan si Bomba. Si Kisi yang awalnya marah-marah sama Bomba, akhirnya setelah 4 hari dicoba didekatkan terus baru mau dikawin. Yah, kucing memang menggemaskan >.<

Oya ada satu cerita "menyebalkan". Satu rumah dibuat heboh. Tiba-tiba ada telpon ngaku sbg guru, bilang kalo Rafi jatuh kepleset di kamar mandi sekolah dan kepala kebentur. Walaupun selama ini udah tau macem2 modus penipuan yg ada di berita2, tapi kalo ngalamin sendiri ya.. langsung panik. Sampe mama papanya yg lagi di puskesmas lgsg pulang, smpe mamanya dianter ambulan gara2 gak ada kendaraan.

Dari awal telepon emg udah gak beres. Masak telponnya bukan ke hp mamanya, malah telpon ke toko. Terus bilangnya di RS SUROYO atau SUROTO gitu, kalo gak salah si itu di ngawi. Padahal sekolah Rafi deket sama RS Griya Husada, masak dibawa sampe Ngawi. Keganjilan selanjutnya, suruh nelpon apotek, soalnya alat untuk operasi adanya di apotek, di RS nya gak ada.

Akhirnya di cek di sekolah, Rafi lg asik belajar. Terus si oknum itu nelpon lg, dan nanya, "Uda di telpon ke apotek belum." Jawabku, "Ini lagi di cek di sekolah". Eh lgsg ditutup. Dan ketaunlah kalo penipu. Huh, menyebalkan sekali.

Yap, walaupun liburan ini memang menyenangkan, tapi jujur, hati selalu tak tenang. Gegara nilai ujian yang belum keluar-keluar, aku selalu kepikiran. Ada 2 nilai yang belum keluar yaitu  nilai Blok 14 (Endocrine System) dan Blok 15 (Neuromusculosceletal System). Tapi kekhawatiran berkurang saat nilai Blok 14 keluar. Alhamdulillah, lolos dengan nilai sesuai harapan. Namun sisanya Blok 15 ini, Blok susah, Blok dewa katanya. Sungguh gak karuan pikiranku. Takut sekali kalau tidak lulus Blok.

Namun, Alhamdulillah. Kabar baik. Lolos! Akhirnya liburan benar-benar tenang, ya..walaupun liburan tinggal 4 hari lagi. Dan ada satu lagi kabar baik di liburan ini, PKM yang diusulkan oleh aku dan teman-teman lolos didanai DIKTI, Alhamdulillah, maka nikmat Tuhan yang manakah kamu dustakan.

Tapi ada satu yang kurang menyenangkan di liburan ini. Yaaaa, gagal diet -_____________- Rasanya sedih banget gak bisa diet dan kembali ke berat badan waktu dulu masuk kuliah huhuhuhuhu. Entah haru bagaimana ini T.T

Tapi yasudahlah, besok senin sudah mulai blok baru. Semoga bisa menyerap ilmu dengan baik dan bisa bermanfaat. Aku harus bisa menata niat dengan baik agar hasilnya bisa baik. Semangat blok baru, semangat KTI, semangattt Chelsea :’)


"Home is where the heart is."

Rabu, 26 Juni 2013

Sad night

Lagi-lagi aku bangun. 

Bangun di tengah malam, tersentak dari tidur, kaget dengan jam, yang ternyata aku baru saja tidur 15 menit, dan harus terbangun lagi, tertidur lagi, bangun lagi, yah begitu seterusnya. Oh sindrom apa ini. Aku lelah, aku ingin istirahat.

Tak lagi tenang tidurku, bahkan tak lagi fokus aku akan materi ujianku. Seperti dikejar kereta api di belakangku, aku harus bisa berlari kencang sebelum didahului kereta dibelakangku yang bernama DEADLINE. Baiklah, hanya tinggal menghitung hari saja aku harus berangkat ke belahan dunia lain. Dan disini aku masih punya 4 amanah yang harus bisa aku selesaikan sebelum besok hari sabtu pagi. Tidak, tidak. Aku tidak ingin mengeluh. Sungguh aku sudah kapok menulis rengekan-rengekanku di jejaring sosial. Semoga tulisan ini tidak dianggap keluhan ataupun rengekan. Aku hanya..ah tak tahulah. Aku hanya merasa sedih, aku ingin tenang istirahat. Ingin bisa KUAT.

Aku selalu memikirkan sesuatu secara berlebihan. Aku terlalu memperhatikan hal-hal detail yang justru membuatku lelah sendiri. Tapi kalau tidak diperhatikan hal-hal detail itu, amanahku juga tak akan terpenuhi sebelum hari sabtu besok. Oh Rabbi, aku butuh bantuan-Mu. Aku butuh kekuatan ekstra untuk bisa memenuhi semua amanah itu.

Sekarang adalah titik dimana aku sedang lelah sekali. Tidurku tak bisa tenang lagi. Aku tak lagi bisa konsentrasi dengan ujianku. Yang seharusnya malam adalah waktu pemulihan diri, tapi paginya aku justru semakin lelah.

Permudahkanlah ya Allah segala urusanku ini. Kepada siapa lagi aku harus mengadu?  Hanya Engkau ya Allah, yang mampu memudahkan yang sulit. Yang mampu menguraikan yang kusut menjadi lurus.

Allahul Musta’an. Hanya Allah-lah tempat kita minta tolong.

Sabtu, 24 November 2012

Kurakura dan Kupukupu



Yak hari ini tepat 10 Muharram kawan :D
Jadi tadi aku sama anak-anak Senat Mahasiswa Kedokteran Umum (SEMAKU) pada ke desa binaan buat ngehadirin pengajian sama santunan anak yatim. Desa binaan kita ini merupakan desa binaan pertama kita lhoh, dan menjadi salah satu projek terbesar anak SEMAKU sealam setahun ke depan. Desa binaan ini tepatnya ada di Dusun Demangan, Desa Argodadi, Sedayu, Bantul, DIY. Kegiatan kita uda berjalan dua ni kemaren, yaitu Launching Desa Binaan + pengajian sama Qurban Idul Adha. Semoga diberi kelancaran ya kegiatan kita selama setahun ini amin, amin :D

Okeh coba tebak gambar apa di atas itu?
Subhanallah sekali, itu seorang kakek yang lagi manjat pohon kelapa lhoh.
Masih enerjik dan semangat ya si kakek. Insipiring sekali kakeknya, soalnya jadi bikin kita yang muda-muda ini semangat. Masa tua aja masih bisa kuat begitu, jadi yang muda ini harus bisa semangat dan produktif juga donk di masa mudanya :D

Banyak banget hikmah dan ilmu yang bisa didapet dari kegiatan-kegiatan seperti ini. Walaupun harus sering merelakan gak ikut kuliah, hehe, tapi ilmu yang didapat dari hal-hal semacam ini bener-bener melekat. Banyak sekali potret-potret kehidupan disekitar kita yang tidak pernah bisa kita sangka sebelumnya. Jadi intinya, jadilah aktivis hehehe :D Akan ada banyak sekali manfaat yang bisa diambil dari seorang aktivis organisasi. Dan itu gak bisa kita dapatkan di bangku sekolah maupun kampus.

Anyway, jangan salahkan dulu juga orang-orang yang mungkin tidak mau berorganisasi, dan lebih cenderung study oriented. Setiap orang punya alasan dan sudut pandang masing-masing kan. Gak ada yang lebih baik disini. Gak boleh dan gak pantes kita bilang kalo yang kura-kura (kuliah-rapat) itu lebih baik dari kupu-kupu (kuliah-pulang), atau sebaliknya. Semuanya itu tergantung dari ESENSI aktivitas kita.

Maksudnya??

Jadi aku pernah baca sekilas (tapi lupa kapan dan dimana) kalo yang menentukan kita menjadi manusia yang produktif bukan diliat kita yang aktivis organisasi ataupun yang study oriented. Tapi lebih ke ESENSI/ISI dari apa yang dilakukan. Misalnya, kalo kita seorang aktivis dan niat kita di organisasi itu cuma buat nampang dan dapet nama, tanpa ada niat ibadah, itu ZONG! Kosong men, percuma. Walaupun oke deh, memang, bener-bener dapet popularitas dan kerjaannya emang bagus. Tapi dihadapan Allah? 

Begitu pula yang sukanya belajar dan gak suka berorganisasi. Itu sesuatu yang bagus lhoh, belajar kan emang kewajiban kita dan itu amanah orang tua. Tapi kalo pribadi kita terbentuknya menjadi sosok egois, gak peka dan gak pedulian, itu juga percuma. 

Pernah ni, ada kisah. Anggap aja X. X itu sukanya belajaaaaaarrrr. Dan memang dia jadi gak pekaan, dibilang sombong, egois, dll gitu. Akhirnya dia mencoba untuk berorganisasi. Alhasil? Ternyata memang X ini  tipe orang yang pendiam. Dia itu gak bermaksud sombong dan egois, tapi ya memang karakter dia itu dieeeeemm. Dia uda memaksa dirinya bisa MASUK dalam sebuah komunitas di organisasinya, tapi dia malah tersiksa. Gak kuat. Nah lhoh, terus gimana donk?

Inti dari tulisan yang pernah aku baca tuh: dimanapun kamu berada, apapun posisimu, lakukan yang terbaik dengan niat IBADAH. Kalo kamu tipe orang kupu-kupu, oke gpp, tapi setiap kamu pulang ke rumah, BE PRODUCTIVE! Nulis lah, ngaji, ato apa. Jangan nonton tv kelamaan, terus maen games gak tentu. Yang suka organisasi, juga harus PRODUCTIVE! Jangan mentah-mentang dapat izin gak ikut kuliah ato apa, terus waktu yang digunakan jadi useless. Jangan mau kalah juga prestasi akademiknya sama yang gak ikut organisasi. Jadi semuanya itu harus bener-bener dimaksimalin usahanya :)


So, entah kura-kura atau kupu-kupu, niatkan semuanya buat ibadah aja okeee :) Semoga saya juga bisa bener-bener niat karena Allah amin :)

Aktifis itu tidak melulu dia aktif di organisasi. Aktifis, ialah orang yang aktif pikiran, hati, kepekaan sosial, kepedulian, dan mau jadi agen perubahan. Meski hanya untuk dirinya sendiri.
-November duaribuduabelas


Selasa, 13 November 2012

Goes to Taiwan :D


Satu lagi hadiah yang Allah kasih :')

Alhamdulillah dikasih kesempatan buat bisa berangkat ke Taiwan. Jadiii beginilah awal ceritanya, ada seleksi exchange dari SCORE CIMSA. Apa itu SCORE CIMSA? 

Center for Indonesian Medical Students' Activities (CIMSA) adalah sebuah organisasi yang menjadi pusat kegiatan mahasiswa kedokteran Indonesia. Sedangkan Standing Committee of Research Exchange (SCORE) adalah salah satu standing committee dari CIMSA yang berfokus pada kegiatan pertukaran mahasiswa berbasis riset. 

Dan ketika ada seleksi ini, bismillah, aku coba apply. Dari beberapa seleksi, alhamdulillah dari UMY yang lolos empat :D Congratulations juga ya buat Kintan (Finlandia), Ijul (Mesir), Wednes (Turki). 

Semoga kita bisa mengambil banyak manfaat dan ilmu dari research exchange ini. Bismillah :D

Sabtu, 29 September 2012

Curhat

Awal kuliah di tahun kedua ini terasa banget sibuknya. Amanah organisasi dan kuliah super duper banyaknya. Badan uda mulai nunjukin capek sama pegel-pegel. Bejalar juga uda gak konsen lagi huhu.

Weekend nih.
Ah senengnya akhirnya bisa weekend. Ini ada waktu dikit buat nyempetin nulis blog. Ngungkapin semua ganjelan hati. Jadi, aku mulai kerasa "taste" dari kuliah yang sesungguhnya adalah di tahun kedua ini. Bener-bener diuji ini hati, raga, dan pikiran. Alhamdulillah, sampai saat ini masih lancar semua. 

Tapi pikiran juga melayang ke rumah :( Mama sakit :( Uda awal september kemaren mama mengeluhkan jantungnya yang tiba-tiba berdetak cepet banget, tekanan darah juga ngelonjak tinggi. Ah mama, jangan kenapa-kenapa ya :( Mama harus kuat, mama pasti bisa, mama harus sehat dan ceria lagi kayak biasanya :')

Alhamdulillah, baru aja hadiah yang aku ancang-ancang buat mama, terkabul. Waktu liburan aku ikut lomba essay ilmiah kedokteran se-nasional yang diadakan UB. Begitu tau mama kondisinya sering gak stabil, aku uda berikrar, ya Allah izinkan hamba bisa juara, juara ini untuk mama. Alhamdulillah, Allah ngabulin doaku. Aku dapet juara 1 :') 


Mama seneng banget katanya, ah lega banget denger mama seneng :) Kebahagiaan mama juga kebahagiaanku, kesedihan mama juga buat aku sedih berkali-kali lipat. Maafkan chelsea ma, selalu buat salah dan belum bisa jadi anak baik. Maafkan aku yang sering gak dengerin nasihat mama. Semoga aku bisa jadi anak sholehah ya ma, bisa buat mama bahagia, i love you mama.

Senin, 03 September 2012

Kisah Hidupku

“Mengubur mimpi bahkan sebelum bermimpi.”

Tersentak dengan ungkapan singkat di atas dari sebuah blog teman. Jadi sadar entah apa yang merasuki diriku beberapa tahun terakhir ini karena sering banget melakukan itu. Ya, buru-buru menutup impian-impian karena TAKUT.

Aku kembali menusuri jejakku. Dulu, ketika SD aku adalah anak yang biasa-biasa. Gak pinter, tapi juga gak bodoh amat-amat sih. Ikutan lomba kagak pernah menang haha. Pernah suatu saat, ada pesaing yang nyeletuk, “ Chelsea lagi chelsea lagi. Kalah terus tapi maksain ikut lomba ya.” You know yang saat itu aku masih kecil, tentu tertohok dengan olokan seperti itu dan langsung berikrar dalam hati, “NO MORE LOMBA! Aku gak mau ikut-ikut lomba lagi!”

Tapi ikrar itu terpatahkan ketika SMP. Di SMP mau tidak mau aku mengiyakan segala macam jenis lomba yang ditawarkan. Entah mengapa saat itu aku menerimanya. Tapi percayalah, sampai kelas 3 SMP pun tak satupun kejuaraan aku raih.

Hingga suatu hari, aku memenangkan lomba. Aku berpikir kemenangan ini benar-benar bertubi-tubi, berurutan. Mulai dari story telling, speech, cerdas cermat, teater bahasa inggris, dan lomba menulis. Setelah melalang buana dengan segala macam perlombacan bertahun-tahun lamanya, nikmatnya luar biasa bisa memperoleh kejuaran demi kejuaran. Bahkan aku selalu menjadi juara kelas 3 besar, paling banter 5 besar.

Rupanya aku sombong, sesuatu yang tidak aku sadari. Sesuatu yang diam-diam dan sangat halus merasuki kalbuku. Aku sama sekali tidak menyadari kalau sudah hampir setahun itu, teman sekelasku tidak suka dengan aku! Jika bukan karena Dara, sahabatku hingga sekarang, yang memberi tahu aku semua itu, tentu aku tak akan bisa berubah. Awalnya sakit sekali, tentu aku sakit, bagaimana perasaanmu ketika seluruh teman sekelasmu tidak menyukaimu? Itu baru sekelas, bagaimana dengan teman-teman di luar kelas?

Aku pasrah sudah, bagaimana caranya memperbaiki hubungan dengan teman sekelas?? Ah aku bingung. Aku lebih banyak diam, dan tidak berbicara jika tidak ditanya. Aku benar-benar berhati-hati sekali dalam bersikap.

Kau tahu apa yang terjadi? Allah Maha Baik, sangat baik. Lambat laun semuanya membaik. Kami membuat silsilah keluarga kelas, dimana aku menjadi “mbah uti” dan Ariswara sebagai “mbahe” alias mbah kakung. Aku benar-benar mendapatkan keluarga disana :’) Sejak saat itu aku belajar bersikap dengan orang lain.

Masa SMA pun menanti. Aku rakus dengan lomba sekarang. Semenjak itu aku selalu menang, 
belum pernah aku jatuh setelah kelas 3 SMP itu. Begitu tau teknik bagaimana bisa menang sebelumnya, aku menjajali banyak lomba khususnya bahasa inggris. SMA memang ladang luas untuk berlomba dan berkreasi.

Lagi-lagi aku ditegur. Bukan sombong pada manusia, tapi aku sombong dengan kerendahan hatiku. Hmm, bingung tidak? Aku sendiri juga bingung. Jadi aku justru merasa sudah jadi “orang baik” karena sudah tidak sombong.

Jadi begini ceritanya, saat itu aku mengikuti seleksi pertukaran pelajar. Tahap 1 saja aku sudah tidak lolos, saat itu aku menangis meraung-raung, paginya mataku bengkak. Beberapa lomba aku pun tak menang. Aku jadi menyadari, bahwa tak selamanya kita di atas, dan tak selamanya kita di bawah. Namun kesedihanku dibayar dengan kejuaraan dari Ekpresi Remaja Natasha, dimana disana aku mendapatkan juara sebagai “Best Talent”. Setelah itu sengaja aku beristirahat untuk tidak mengikuti lomba-lomba dulu karena fokus dengan UN dan SNMPTN.

Aku pun menjadi sasaran tidak disukai kembali. Namun sekarang bukan teman sekelas, tapi dengan para senior. Di OSIS aku pernah benar-benar tidak disukai oleh mereka karena sikapku yang cenderung tidak sopan dan blak-blakan. Tapi bukankah Allah itu Maha Baik? Aku ditegur juga oleh Mbak Kun, wakil ketua OSISku. Aku menangis lagi, sakit rasanya mengetahui kenyataan aku kembali tidak disukai. Baiklah, aku harus berubah. Dan perubahanku malah dibantu oleh para senior, kakak kelas. Mereka ternyata baik sekali denganku :’) Bahkan sekarang aku justru sangat dekat dengan mereka-mereka :’) Terimakasih kakak-kakak :’) Dengan kalian aku bisa belajar :’)

Waktu berlalu. Sekarang aku sudah menjadi mahasiswa. Aku masih tertarik dengan lomba-lomba. Alhamdulillah bisa meraih juara di lomba menulis cerpen dan debat di UGM. Yang paling membahagiakan adalah ketika aku mendapat beasiswa potongan SPP selama 2 semester. Terima kasih ya Allah terima kasih :’)

Namun aku merasakan perubahan yang amat besar di diriku. Aku seperti kembali menjadi SD lagi. Ada perasaan TAKUT untuk tampil. TAKUT untuk unjuk gigi kembali. Aku takut dengan sikapku itu akan mengundang ketidaksimpatian orang lain lagi. Takut akan dianggap sok dan sombong kembali. Padahal jauh di lubuk hatiku aku ingin bisa “bersuara” seperti dulu. Aku sedih dengan keadaanku ini.

Dalam kegiatan pelatihan, seminar, outbond, aku sekarang hanya diam dan sebagai penonton setia saja. Padahal dulu itu aku bisa “bersuara”, bisa ramai, dan sungguh excited sekali. Di organisasi pun sekarang cenderung pasif sekarang. Walaupun untuk masalah kerja aku tetap berusaha maksimal mengerjakannya, namun aku jarang berbicara mengutarakan pendapat. Aku seperti patung diam, bisu.

Baiklah, apa yang terjadi dengan diriku? Aku jadi takut bermimpi yang tinggi-tinggi sekali. Allah...bantu aku :’(

Kamis, 12 Juli 2012

Pernak-pernik Kedokteran :)




Hoahm.. Sudah setahun saya kuliah di Fakultas Kedokteran :)

Kalo ditanya gimana rasanya, enak atau enggak, susah atau gampang...emm..
Disini luar biasa, teman-teman! Luar biasa sulit, dan luar biasa mahal. Hehe.

Tapi entah kenapa, walau ini pilihan orang tua saya awalnya, sekarang saya begitu menikmati rutinitas saya sebagai mahasiswa FK UMY.

Kenapa gitu?

Awalnya takut, minder, bimbang, bisa gak sih ngikutin kuliah kedokteran. Tapi ternyata banyak banget ilmu dan hikmah yang bisa diambil dari sini.

Ya, karena disinilah mata saya terbuka (belum sepenuhnya sih hehe) bahwa ilmu kedokteran itu amat dekat dengan Allah SWT. Contohnya nih, pas melajarin blok Imunitas dan Infeksi, bener-bener terpukau deh, subhanallah :D Soalnya dalam tubuh kita ini luar biasa sekali hebatnya sistem pertahanan tubuhnya. Penjagaanya berlapis-lapis, ada leukosit, Natural Killer, limfosit B dan T, dan buanyak lagi. Allahuakbar!

Yang kedua, disini alhamdulillah dipertemukan dengan banyak profesor dan dosen yang hebat-hebat. Alhamdulillah juga temen-temen kedokteran juga luar biasa canggih ni. Subhanallah :D

Dan alhamdulillah..alhamdulillah..

Di semester pertama saya ini bisa dapet Beasiswa Umum berupa pembebasan uang SPP selama 2 semester ke depan :)

Syukur gak henti, terima kasih ya Allah :’)
Semoga bisa menjadi great future moslemah physician, amin :’)


Selasa, 22 November 2011

Peringatan buat Hati

"Jadi, maukah kamu kuajak ke suatu tempat?"

"Ke tempat tersunyi dan terbersih di dekat kita masing-masing, lalu bentangkan sajadah di sana, lalu kita hadapkan hati kita pada Tuhan kita seraya mengucapkan dengan penuh ketulusan, 'Allahummaghfirli dzunubi'.”

"Ya Allah jauhkanlah dari hamba segala apa yang tidak halal dan belum halal bagi hamba, dan halalkanlah bagi hamba seseorang dengan caramu yang halal."

"Dan jadikanlah hamba ini menjadi hamba-Mu, bukan hamba makhluk-Mu, bukan pula hamba dunia-Mu"

"Sekotor apapun hati hamba saat ini, sesungguhnya hamba ingin dekat pada-Mu, maka tolonglah hamba"

"Ya Tuhanku yang memiliki aku, sesungguhnya aku takut jauh dari-Mu, tunjukilah aku jalan untuk kembali dekat pada-Mu."

"Dan Surga itu takpantas bagiku, namun aku takmampu merasakan neraka-Mu, maka kemana lagi aku harus berharap ya Allah?"

"Jadikanlah aku imam yang baik dalam keluargaku, dan tunjukilah kepadaku makmum yang baik, aamiin"

November 22, 2011 10:44 PM

Di atas adalah serangkaian sms dari seorang sahabat, yang ngena dan nyindir banget.. T.T
Jadi sadar akan lemahnya diri, akan jauhnya aku dari Tuhanku.. T.T
Ya Allah ampuni aku.. T.T

Sabtu, 27 Agustus 2011

Dietnya Chelsea



Nulis ini sebenernya malu eh :D

Tapi kayaknya sesuatu yang menarik untuk ditulis (kayaknya tapi hehe)
Jadi saya itu dari kecil termasuk anak gendut, gak pernah kurus (kecuali pas habis operasi usus buntu agak kurusan). Emang udah buanyak banget yang komen suruh diet, suruh olahraga, pokoknya ngurusin gitu, tapi saya belum ada motivasi sama sekali -__-
So kalo diet tu pasti mah gagal melulu huhuhuhu

Alhasil karena terus meremehkan, beratku naik terus tak terkendali. Aku terakhir timbang pas naikkelas 3 SMA, berat badanku 70 kg (tinggi 155 cm). Bayangkan kelebihan berapa kilo coba aku ini @@

Tapi yah, waktu itu gak terlalu pusing mikirin berat badan. Cos emang lagi sibuk-sibuknya ngurus Pensi smada sama ketekan bayang-bayang UN dan SNMPTN. Padahal biasanya kalo orang yang banyak kerjaan dan pikiran kan kurus ya, tapi dasare Chelsea Vidia Sanjaya, bukannya kurusan malah gemukan. Soalnya kalo aku stres malah tak banyakin aja makanku huahahaha :D Kerasa banget seragamku pada jadi tambah sempit. Pak Muryat, Guru Kimiaku, setiap ketemu aku di luar kelas (bener-bener setiap ketemu), selalu bilang, "Bukannya tambah tinggi tapi malah tambah lebar." #Eaaaaaaaaaaaaaa

Janjiku pada beliau, "Bener, Pak. Kuliah saya kurus. Bener, Pak." Pak Muryat ketawa dan ngendika, "Bener ya. Saya tunggu."

Hari-hari berlalu, dan wow! Tebaklah berat saya jadi berapa akhirnya!
Aku shock dan sakit hati banget >.<
Buayangkan, pas tes kesehatan di UMY, berat badanku 79 kg! Istighfar-istighfar.. -_-

Pas pulang Madiun, mamaku bertitah, "Pokoknya liburan ini harus diet! Harus kurus! Pokoknya harus!"

Ah tidak, akan jadi hari-hari berat buatku.................................................................................

Jadilah saya dibawa ke dokter buat kontrol, yang jelas ideal saya itu 50-55 kg. Inilah program diet saya:

1. Makan sehari dua kali (pagi sama siang)
2. Tiap makan, nasinya 3 sendok makan (Innalillah -_-), sayur buanyakin, lauknya 1 aja.
3. No mi, no bakso, no ice cream, no coklat, no duren, no alpokat, no mangga, pokoknya no makanan berlemak, bersanten, dan bermanis.
4. Olahraga juga yang teratur.
5. Kalo luaper per per buanget, jangan nasi, pokoknya jangan karbohidrat. Makanin aja sayur dan buah, buanyak sebanyak-banyaknya aja kagak apa-apa. Yang penting sayur atau buah yang non manis dan lemak :D

(Oh ya rahasia nih, hwahahaha, sebenere aku buat sebuah hari yang dinamakan, "CHEATING DAY" alias Hari Curang. Jadi dalam seminggu ada satu hari dimana aku boleh makan makanan yang terlarang itu. Soalnya stres kali ya diet gitu, jadi harus ada "refreshing" sesekali)

Seminggu sekali aku harus kontrol dokter, dilihat perkembangannya, turun berapa kilo gitu udahan. Dalam sebulan pertama, aku berhasil nurunin 10 kg. Tapi dalam sebulan kedua, wes macet -_- Seminggu cuma turun sekilo bahkan pernah gak bisa turun.

Bulan Ramadhan ini aja gak turun sama sekali, cuma bisa turun 3 kg itu pun pas lagi gak puasa.

So terhitung mulai 21 Mei 2011 sampai sekarang, detik ini, total berat badanku yang turun yaitu 20 kg. Sekarang aku ada dikisaran 58-59.

Emang kelihatan banget perubahanku (kecuali bagi yang tiap hari atau sering ketemu aku hehe.) Yang udah tau dulu aku segemuk apa, kaget lihat aku yang sekarang. Tapi bagi yang belum pernah ketemu aku, tetep nganggep aku orang gemuk. Karena memang masih belum mencapai berat badan ideal.

Sekarang mentok nih di titik jenuh, susaaaahhhhh buanget turunnya.
Haaa, semangatlah kalo begitu ya, Che -.-b 



Hikmah : Peringatan Allah buat aku udah cukup terang. Yang aku kena usus buntu, gangguan sistem pencernaan, muntah-muntah, dan lain sebagainyadeh pokoknya berhubungan sama perut, hahadeh -_-

Sekarang walau makan cuma 3 sendok, aku jadi jarang sakit perut kayak dulu. Makan 3 sendok nasi itu bukan bikin laper kok, tapi ngajarin aku yang dulunya suka berlebihan, buat "sewajarnya" aja. Walau emang awalnya itu menyakitkan dan penuh perjuangan >.< (apalagi kalo pas malem, lapernya wes gak nuahan), sekarang jadi terbiasa makan cukup dengan 3 sendok nasi. Semoga peringatan Allah buatku ini bisa nyadarin aku untuk seterusnya. Karena takutnya pas kuliah malah LOS ae yo podho ae hehehe :D

“Jauhilah olehmu mengisi perut dengan penuh terhadap makanan dan minuman, sebab mengisi perut dengan penuh akan membahayakan tubuh dan menyebabkan malas shalat.” (H.R. Bukhari)